Wordgrinder - Pengolah Kata Bebas Distraksi Dengan HaPlay Writerdeck

Assalamualaikum.

Di zaman yang serba visual ini, aplikasi komputer dan sistem operasi semuanya saling berlomba untuk memberikan tampilan yang menarik, yang katanya, disain-disain tersebut dapat meningkatkan pengalaman pengguna lebih menyenangkan, termasuk dengan aplikasi editor teks yang sebenarnya sederhana, akhirnya, juga memiliki tampilan dan fungsi yang semakin kompleks.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan itu semua. Hanya saja, bagi sebagian orang, tampilan visual dan fitur yang kompleks itu ternyata malah bisa menyebabkan gangguan, misalnya, dapat membuat pengguna jadi kehilangan fokus karena ornamen visual yang ramai, terutama bagi penulis.

Karena itulah, beberapa tahun terakhir ini, mulai populer perangkat khusus menulis yang disebut dengan istilah writerdeck yang dirancang khusus untuk menulis tanpa gangguan. Dan untuk itu, sebagian besar writerdeck, menggunakan sistem operasi Linux tanpa GUI (Graphical User Interface) yang hanya bekerja dengan mode teks, dimana konfigurasi ini, benar-benar dapat memberikan pengalaman menulis murni bagi penulis, tanpa ganguan visual, maupun gangguan dari notifikasi, sehingga, penulis dapat benar-benar menjaga fokus alur kerja yang tenang dalam waktu yang lebih lama.

Salah satu editor teks yang populer digunakan untuk menulis dalam mode teks di banyak writerdeck ini adalah Wordgrinder.

Wordgrinder adalah aplikasi pengolah kata yang mirip dengan Microsoft Word dan sejenisnya, namun, Wordgrinder hanya menawarkan fitur dasar untuk dekorasi teks seperti teks tebal, teks miring, teks garis bawah, heading, daftar, dan data mentah.

Namun, meski fitur dekorasi teks sangat terbatas, Wordgrinder tetap menjadi aplikasi pengolah kata yang populer bagi banyak penulis yang ingin menjaga fokus karena fitur sederhana tersebut, ternyata sudah cukup untuk menghasilkan jurnal, novel dan artikel ilmiah yang terstruktur dan rapi.

Secara default, Wordgrinder menyimpan dokumen dalam format file WG, namun, Wordgrinder juga menyediakan fitur untuk mengkonversi dokumen ke format lain seperti HTML, Markdown, Latex, Troff, teks polos, bahkah ODT (Open Document Text) untuk diproses dengan editor lainnya.

Bagi penulis lintas platform, fitur konversi ke berbagai format dokumen merupakan fitur yang sangat membantu karena hasil menulis, dapat diintegrasikan atau direvisi menggunakan aplikasi pengolah kata lain, dengan perangkat lain, dan sistem operasi lain. Bahkan, bagi blogger, fitur konversi ke HTML ini sangat membantu karena dapat menghemat waktu ketika artikel akan di terbitkan di situs web.

Sedangkan untuk writerdeck yang menjalankan sistem operasi Android dan ingin menggunakan Wordgrinder untuk menulis, hal ini bisa dilakukan melalui Temux terminal emulator yang dapat dipasang dari pasar aplikasi F-Droid.

Baiklah, itu dia ulasan singkat mengenai editor populer bernama Wordgrinder yang banyak digunakan oleh penulis dengan writerdeck yang dimiliki. Semoga artikel ini menambah wawasan kita tentang betapa luas dan fleksibelnya dunia menulis dan peralatan menulisnya.

Wassalamualaikum

Artikel ini ditulis sepenuhnya menggunakan HaPlay GO Zero 3.

0 Komentar